Kutacane, 17 Juni 2026 – Kabar gembira datang bagi masyarakat Aceh Tenggara. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H. Sahudin Kutacane resmi memperoleh dukungan melalui Program Strengthening Indonesia’s Healthcare Referral Network (SIHREN) dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Program strategis tersebut menjadi langkah besar dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan memperkuat sistem rujukan medis di daerah.
Bupati Aceh Tenggara, HM. Salim Fakhry, MM, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang tinggi kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, serta Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada Kabupaten Aceh Tenggara melalui Program SIHREN.
Menurut Bupati, bantuan tersebut merupakan bukti nyata komitmen pemerintah pusat dalam menghadirkan layanan kesehatan yang lebih modern, merata, dan mudah diakses oleh masyarakat, khususnya di wilayah Aceh Tenggara.
“Kami mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Bapak Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin atas dukungan yang diberikan kepada RSUD H. Sahudin Kutacane melalui Program SIHREN. Ini merupakan kabar baik bagi masyarakat Aceh Tenggara karena pelayanan kesehatan akan semakin meningkat,” ujar Salim Fakhry, Rabu (17/06/2026).
Melalui program tersebut, RSUD H. Sahudin Kutacane kini telah menerima bantuan alat kesehatan canggih berupa CT-Scan dan Mammografi, yang dinilai sangat penting dalam menunjang pelayanan diagnosis penyakit secara cepat dan akurat.
Bupati menjelaskan, keberadaan alat CT-Scan akan membantu tenaga medis memperoleh gambaran kondisi organ tubuh pasien secara lebih detail sehingga dapat mempercepat penanganan medis. Sementara alat Mammografi menjadi sarana penting untuk mendeteksi dini kelainan maupun kanker payudara yang selama ini menjadi salah satu ancaman kesehatan bagi kaum perempuan.
“Dengan adanya alat kesehatan modern ini, masyarakat tidak perlu lagi jauh-jauh mencari layanan pemeriksaan ke daerah lain. Diagnosis bisa dilakukan lebih cepat, lebih dekat, dan tentu lebih berkualitas. Ini merupakan kemajuan besar bagi pelayanan kesehatan di Aceh Tenggara,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur RSUD H. Sahudin Kutacane, dr. Al Fazri, Sp.B, menyampaikan bahwa bantuan yang diterima merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat fasilitas kesehatan daerah agar mampu memberikan pelayanan yang lebih maksimal kepada masyarakat.
Ia menjelaskan bahwa alat CT-Scan merupakan teknologi medis yang menggunakan kombinasi sinar-X dan sistem komputer untuk menghasilkan gambar penampang tubuh secara rinci sehingga membantu dokter dalam menegakkan diagnosis berbagai penyakit.
Sedangkan alat Mammografi merupakan teknologi pemindaian sinar-X dosis rendah yang digunakan untuk mendeteksi kelainan pada jaringan payudara secara dini, termasuk risiko kanker payudara.
“Alhamdulillah bantuan CT-Scan dan Mammografi sudah diterima. Ini akan sangat membantu peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat Aceh Tenggara. Mudah-mudahan ke depan masih ada bantuan lainnya yang dapat diterima rumah sakit ini untuk semakin melengkapi fasilitas pelayanan kesehatan,” ujar dr. Al Fazri.
Kehadiran Program SIHREN di RSUD H. Sahudin Kutacane diharapkan menjadi tonggak penting dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan di Aceh Tenggara. Dengan fasilitas yang semakin lengkap dan modern, masyarakat kini memiliki akses yang lebih baik terhadap pelayanan medis berkualitas tanpa harus melakukan rujukan ke luar daerah.
Langkah ini sekaligus menjadi bukti bahwa pembangunan sektor kesehatan terus menjadi perhatian pemerintah, demi mewujudkan masyarakat yang sehat, produktif, dan sejahtera.
(Redaksi)











