Kutacane | Menyala Gaes – Deru mesin yang menggelegar, adu kecepatan yang menegangkan, dan semangat sportivitas yang membara menjadi penutup manis Kejuaraan Grasstrack Kapolres Aceh Tenggara 2026 dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 dan Hari Jadi ke-52 Kabupaten Aceh Tenggara. Event bergengsi ini sukses digelar di Sirkuit IMI Kabupaten Aceh Tenggara, Desa Kumbang Indah, Kecamatan Badar, Minggu (5/7/2026).
Ribuan penonton memadati arena balap untuk menyaksikan aksi para crosser terbaik yang bertarung sengit demi meraih podium juara. Atmosfer penuh semangat dan antusiasme masyarakat menjadi bukti bahwa olahraga otomotif semakin mendapat tempat di hati warga Aceh Tenggara.
Acara penutupan turut dihadiri Wakil Bupati Aceh Tenggara dr. Heri Al Hilal, Kapolres Aceh Tenggara AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., M.I.K., unsur Forkopimda, Ketua IMI Provinsi Aceh, Ketua IMI Aceh Tenggara, para kepala OPD, camat, insan pers, komunitas otomotif, serta berbagai elemen masyarakat.
Selama dua hari pelaksanaan, sembilan kelas perlombaan berlangsung kompetitif. Para pembalap menunjukkan kemampuan terbaik dengan tetap mengedepankan sportivitas, disiplin, dan keselamatan di lintasan.
Puncak acara ditandai dengan penyerahan trofi dan hadiah kepada para juara. Gelar Juara Umum berhasil diraih Dian Akbar dari Kota Subulussalam. Posisi Juara Umum II diraih Karpian dari Aceh Tenggara, sedangkan Asra dari Aceh Tenggara menempati posisi Juara Umum III.
Kapolres Aceh Tenggara AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., M.I.K. melalui Plt. Kasi Humas Ipda Patar menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, panitia, Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara, IMI, sponsor, serta masyarakat yang telah mendukung terselenggaranya kejuaraan dengan aman dan sukses.
“Kejuaraan ini bukan sekadar ajang mencari juara, tetapi menjadi wadah bagi para pecinta otomotif untuk menyalurkan bakat secara positif, membangun sportivitas, mempererat persaudaraan, sekaligus mengkampanyekan keselamatan berkendara,” ujarnya.
Lebih dari sekadar kompetisi balap, Grasstrack Kapolres Aceh Tenggara diharapkan menjadi momentum lahirnya pembalap-pembalap muda berbakat yang mampu mengharumkan nama Aceh di tingkat regional hingga nasional. Kehadiran ribuan penonton juga memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM dan roda perekonomian masyarakat di sekitar lokasi kegiatan.
Dengan berakhirnya kejuaraan ini, Polres Aceh Tenggara kembali menunjukkan komitmennya membangun kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan positif yang memadukan olahraga, hiburan, serta edukasi keselamatan berlalu lintas.
Grasstrack Kapolres Aceh Tenggara 2026 resmi ditutup, namun semangat Bhayangkara, sportivitas, dan kebersamaan akan terus berpacu.
( Redaksi )




































