Ditjenbun Kementan RI Tinjau Potensi Kakao di Desa Kute Kuning 2 dan Cinta Damai, Kepala Desa Likat Turut Hadir Dukung Pengembangan Perkebunan

Jusmahda

- Redaksi

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:23 WIB

50125 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane – Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun) Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI) melakukan peninjauan lapangan terhadap potensi pengembangan komoditas kakao di Desa Kute Kuning 2 dan Desa Cinta Damai, Kabupaten Aceh Tenggara. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mendorong peningkatan produktivitas kakao rakyat melalui pengembangan perkebunan yang berkelanjutan.

Program nasional Ditjenbun saat ini memang memprioritaskan peningkatan produktivitas, peremajaan tanaman, penggunaan benih unggul, dan hilirisasi komoditas kakao.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Desa Kute Kuning 2 Zulkifli, SP, menyampaikan bahwa kakao merupakan salah satu komoditas unggulan yang memiliki prospek besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Namun demikian, sebagian besar tanaman kakao yang dimiliki petani saat ini merupakan tanaman hibrida berumur tua dengan produktivitas yang mulai menurun sehingga memerlukan perhatian dan dukungan pemerintah.

Sementara itu, Kepala Desa Cinta Damai Idham Khalid, S.Pd., M.Pd., berharap hasil kunjungan Ditjenbun Kementan RI dapat menjadi langkah awal dalam menghadirkan program bantuan peremajaan tanaman, penyediaan bibit unggul, serta pendampingan teknis bagi para petani.

Menurutnya, potensi lahan yang tersedia masih sangat luas dan mampu dikembangkan menjadi sentra produksi kakao di Aceh Tenggara.

Kegiatan peninjauan tersebut juga turut dihadiri oleh Kepala Desa Likat Jefri,SKM, sebagai bentuk dukungan terhadap sinergi antar wilayah dalam memperkuat sektor perkebunan. Kehadiran para kepala desa menunjukkan komitmen bersama untuk mendorong kemajuan sektor kakao sebagai salah satu penopang ekonomi masyarakat pedesaan.

Tim Ditjenbun Kementan RI melakukan peninjauan langsung ke sejumlah areal perkebunan guna melihat kondisi tanaman, sistem budidaya, serta berbagai tantangan yang dihadapi petani di lapangan. Hasil peninjauan ini diharapkan menjadi dasar dalam penyusunan program pengembangan kakao yang lebih tepat sasaran.

Melalui kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat, pengembangan kakao di Aceh Tenggara diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, kualitas hasil panen, serta pendapatan petani.

Dengan dukungan program peremajaan dan hilirisasi yang terus didorong Kementerian Pertanian, komoditas kakao diharapkan menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi daerah di masa mendatang.

( EDI GAYO )

Berita Terkait

Saku Celana Berisi 37 Paket Sabu, Satu Orang Pengedar Diamankan Polres Aceh Tenggara
Kapolsek Bambel Jadi Irup di Pesantren Darul Iman, Tekankan Disiplin dan Kesadaran Hukum Pelajar
Kasat Intelkam Polres Aceh Tenggara Sosialisasikan Bahaya Narkoba dan Balapan Liar di SMP Negeri 3 Kutacane
Polres Aceh Tenggara Ungkap Peredaran Sabu di Lawe Alas, 30 Paket Diamankan ‎
Bukan Sekadar Olahraga, HKGB ke-74 Pererat Kebersamaan Keluarga Besar Polres Aceh Tenggara dan Forkopimda
Bupati Salim Fakhry Tegaskan OPD Wajib Perkuat Sinergi Percepat Penurunan Stunting di Aceh Tenggara
Tak Butuh Waktu Lama, URC Satreskrim Polres Aceh Tenggara Amankan Pelaku Curi Motor
Polsek Bambel Respons Cepat Banjir Desa Kuning I, Luapan Air Tutupi Jalan Nasional

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 13:56 WIB

Saku Celana Berisi 37 Paket Sabu, Satu Orang Pengedar Diamankan Polres Aceh Tenggara

Senin, 14 September 2026 - 11:31 WIB

Kasat Intelkam Polres Aceh Tenggara Sosialisasikan Bahaya Narkoba dan Balapan Liar di SMP Negeri 3 Kutacane

Minggu, 13 September 2026 - 12:47 WIB

Polres Aceh Tenggara Ungkap Peredaran Sabu di Lawe Alas, 30 Paket Diamankan ‎

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Bukan Sekadar Olahraga, HKGB ke-74 Pererat Kebersamaan Keluarga Besar Polres Aceh Tenggara dan Forkopimda

Jumat, 11 September 2026 - 01:05 WIB

Bupati Salim Fakhry Tegaskan OPD Wajib Perkuat Sinergi Percepat Penurunan Stunting di Aceh Tenggara

Kamis, 10 September 2026 - 10:44 WIB

Tak Butuh Waktu Lama, URC Satreskrim Polres Aceh Tenggara Amankan Pelaku Curi Motor

Rabu, 9 September 2026 - 22:35 WIB

Polsek Bambel Respons Cepat Banjir Desa Kuning I, Luapan Air Tutupi Jalan Nasional

Selasa, 8 September 2026 - 19:22 WIB

60 Mahasiswa Fakultas Ekonomi UGL Dilepas PKL, Siap Terjun ke Dunia Kerja

Berita Terbaru