Viral Asn Puskesmas Makan Es Crim Saat Jam Kerja, Sekda Agara: Jangan Terulang!

Jusmahda

- Redaksi

Kamis, 3 September 2026 - 17:36 WIB

5097 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TENGGARA — Video yang memperlihatkan sejumlah oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Puskesmas makan es krim saat jam kerja viral di media sosial. Peristiwa tersebut langsung mendapat perhatian serius Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara.

Tak ingin persoalan berhenti sebatas viral di media sosial, Pemkab Aceh Tenggara langsung menggelar Rapat Penegakan Disiplin dan Etika ASN di lingkungan Dinas Kesehatan, Kamis (3/9/2026).

Rapat dipimpin Sekretaris Daerah Aceh Tenggara Yusrizal, selaku Ketua Tim Penegakan Disiplin ASN, atas arahan Bupati Aceh Tenggara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Turut hadir Kepala BKPSDM Abdul Syafarudin, Kepala Dinas Kesehatan Rosita Astuti beserta jajaran, serta seluruh Kepala Puskesmas se-Kabupaten Aceh Tenggara.

SEKDA: BUKAN SOAL ES KRIM, TAPI DISIPLIN ASN

Yusrizal menegaskan, persoalan tersebut tidak boleh dipandang sebagai hal sepele. Menurutnya, yang menjadi perhatian bukan sekadar aktivitas makan es krim, melainkan persoalan disiplin, etika dan profesionalisme ASN saat jam kerja.

“Setiap tindakan ASN, apalagi saat mengenakan pakaian dinas, tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga menyangkut citra pemerintah dan institusi tempatnya bekerja,” tegas Yusrizal.

Ia mengingatkan bahwa ASN merupakan aparatur pelayanan publik. Karena itu, perilaku pegawai harus mencerminkan kedisiplinan dan profesionalisme, terutama ketika berada di lingkungan fasilitas pelayanan kesehatan.

VIDEO VIRAL JADI BAHAN EVALUASI

Video yang beredar menjadi salah satu pembahasan utama dalam rapat. Pemkab Aceh Tenggara menilai rekaman tersebut patut dijadikan bahan evaluasi terhadap pelaksanaan disiplin dan etika pegawai.

Namun demikian, Pemkab menegaskan bahwa dugaan pelanggaran harus diproses secara objektif melalui mekanisme pemeriksaan sesuai ketentuan yang berlaku.

Yusrizal meminta Kepala Dinas Kesehatan segera menindaklanjuti pegawai yang bersangkutan sesuai ketentuan disiplin PNS.

“Jangan sampai kejadian seperti ini terulang. ASN harus memahami bahwa kedisiplinan, etika dan sikap dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat merupakan bagian dari tanggung jawab,” ujarnya.

KEPALA PUSKESMAS DIMINTA PERKETAT PENGAWASAN

Tidak hanya pegawai yang berada dalam video, seluruh Kepala Puskesmas se-Aceh Tenggara juga diminta meningkatkan pembinaan dan pengawasan terhadap bawahannya.

Instruksi tersebut diberikan agar kedisiplinan ASN di lingkungan fasilitas kesehatan semakin diperkuat dan kejadian serupa tidak kembali terjadi.

Yusrizal menegaskan, pemerintah daerah tidak ingin persoalan ini selesai hanya karena perhatian publik mereda.

“Jika disiplin dijaga, pelayanan akan dipercaya. Jika etika diabaikan, citra institusi ikut dipertaruhkan,” tegasnya.

Pemkab Aceh Tenggara memastikan pegawai yang bersangkutan akan diproses melalui mekanisme pemeriksaan dan ketentuan disiplin ASN yang berlaku.

Pemerintah daerah berharap kasus tersebut menjadi pelajaran bagi seluruh ASN agar semakin disiplin, profesional dan mampu menjaga kepercayaan masyarakat.

( TIM )

Berita Terkait

KAPOLRES ACEH TENGGARA DIWAKILI OLEH WAKAPOLRES HADIR DALAM MINGGU KASIH, PERERAT KEBERSAMAAN DENGAN UMAT KATOLIK
Banjir Mengancam, Pemerintah Sibuk Keruk Sungai, LSM Tipikor Pertanyakan Kualitas Penanganan
Cegah Kecelakaan dan Gangguan Kamtibmas, Satlantas Polres Aceh Tenggara Gelar Patroli Malam
Zaki Selian Mengucapkan Selamat Atas Pernikahan Al-Kahfi Dan Putri Sarah Anak Bupati Aceh Tenggara 
Heboh di Desa Kuning I Bambel, Material Pengerukan Banjir Jembatan Kuning I Diduga Dijual Mengatasnamakan Desa, Pemilik Tanah Hanya Kebagian Lumpur
Perkuat Silaturahmi dan Kedekatan dengan Masyarakat, Kapolres Aceh Tenggara Gelar Jumat Keliling di Masjid Al-Hustha
Bawa Tim KPLP dan Medis Saat Jemput Buron Sakit, Kalapas Kutacane Dipertanyakan Kenapa Ical Tetap Tewas Sehari Setelahnya
Relawan Prabowo Buka Suara, Jembatan Kuning I Terus Picu Banjir: BPJN Aceh dan Kementerian PUPR Didesak Bertindak

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Kapolres Bireuen Pimpin Latihan Dalmas, Tingkatkan Profesionalisme Personel Hadapi Gangguan Kamtibmas

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Kapolres Bireuen Gelar Subuh Keliling, Ajak Masyarakat Cegah Narkoba, Bullying dan Hindari Judol

Jumat, 18 September 2026 - 00:45 WIB

Pocil Binaan Polres Bireuen Ikuti Lomba Polisi Cilik Tingkat Jajaran Polda Aceh Sambut Hari Lalu Lintas Bhayangkara Ke-71

Kamis, 17 September 2026 - 23:32 WIB

Kapolres Bireuen Hadiri Donor Darah Milad Ke-60 Korp Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI)

Kamis, 17 September 2026 - 01:47 WIB

Hari Jadi ke-78 Polwan, Kapolres Bireuen Dorong Personel Tingkatkan Profesionalisme dan Pelayanan Humanis

Kamis, 17 September 2026 - 00:30 WIB

Kapolres Bireuen Apresiasi Kesadaran Masyarakat Manfaatkan 110 untuk Laporan Keamanan dan Ketertiban

Rabu, 16 September 2026 - 01:18 WIB

Polres Bireuen Tingkatkan Patroli di SPBU, Personel Pantau Ketertiban Kendaraan dan Antisipasi Gangguan Kamtibmas

Senin, 14 September 2026 - 22:26 WIB

Kapolres Bireuen Hadiri Kegiatan Masa Ta’aruf dan Baitul Arqam Mahasiswa Baru UMMAH

Berita Terbaru