Hari Ke-4, Dinkes Aceh Tenggara dan Puskesmas Kutambaru Perkuat Komitmen Temukan Kasus TBC Sejak Dini

Jusmahda

- Redaksi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:55 WIB

5041 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tenggara — Upaya memutus mata rantai penularan Tuberkulosis (TBC) terus diperkuat. Memasuki hari ke-4, Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tenggara bersama UPTD Puskesmas Perawatan Kutambaru kembali bergerak melakukan penemuan kasus TBC yang terintegrasi dengan Cek Kesehatan Gratis (CKG) Tahun 2026.

Kegiatan yang berlangsung pada Kamis, 20 Agustus 2026, di Desa Lawe Rutung, dimulai pukul 08.30 WIB hingga selesai. Tim kesehatan turun langsung melakukan penjaringan dan pemeriksaan kesehatan masyarakat sekaligus memberikan edukasi mengenai pentingnya deteksi dini TBC.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Komitmen Nyata, Deteksi Dini Diperkuat

Kepala UPTD Puskesmas Perawatan Kutambaru, Nurafni Desky, SKM, bersama jajaran tenaga kesehatan menunjukkan komitmen untuk terus meningkatkan penemuan kasus secara aktif dan memastikan masyarakat mendapatkan akses pemeriksaan serta penanganan kesehatan yang tepat.

Komitmen tersebut tidak hanya berfokus pada menemukan kasus, tetapi juga mendorong masyarakat agar tidak takut melakukan pemeriksaan dan memahami pentingnya menyelesaikan pengobatan apabila terdiagnosis TBC.

Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak untuk lebih peka terhadap gejala TBC dan segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan apabila mengalami keluhan yang mengarah pada penyakit tersebut.

“Temukan TBC, Obati Sampai Sembuh.”

Bersama Bergerak, Bersama Cegah TBC

Kegiatan penemuan kasus TBC terintegrasi CKG 2026 menjadi langkah konkret dalam memperkuat upaya pencegahan dan pengendalian TBC di Kabupaten Aceh Tenggara.

Dinas Kesehatan Aceh Tenggara bersama UPTD Puskesmas Perawatan Kutambaru menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui pelayanan kesehatan, deteksi dini, edukasi, serta tindak lanjut bagi masyarakat yang membutuhkan.

Kenali gejalanya. Deteksi sejak dini. Dapatkan pengobatan. Selesaikan sampai sembuh.

( RED )

Berita Terkait

Rudi Tarigan Apresiasi Kapolres Agara Perang Narkoba, Masyarakat Diminta Berani Melapor
Puskesmas Deleng Pokhisen Jemput Bola ke Tualang Lama, Perkuat Kelas Ibu Balita Cegah Stunting
Saku Celana Berisi 37 Paket Sabu, Satu Orang Pengedar Diamankan Polres Aceh Tenggara
Kapolsek Bambel Jadi Irup di Pesantren Darul Iman, Tekankan Disiplin dan Kesadaran Hukum Pelajar
Kasat Intelkam Polres Aceh Tenggara Sosialisasikan Bahaya Narkoba dan Balapan Liar di SMP Negeri 3 Kutacane
Polres Aceh Tenggara Ungkap Peredaran Sabu di Lawe Alas, 30 Paket Diamankan ‎
Bukan Sekadar Olahraga, HKGB ke-74 Pererat Kebersamaan Keluarga Besar Polres Aceh Tenggara dan Forkopimda
Bupati Salim Fakhry Tegaskan OPD Wajib Perkuat Sinergi Percepat Penurunan Stunting di Aceh Tenggara

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 15:29 WIB

Rudi Tarigan Apresiasi Kapolres Agara Perang Narkoba, Masyarakat Diminta Berani Melapor

Selasa, 15 September 2026 - 13:56 WIB

Saku Celana Berisi 37 Paket Sabu, Satu Orang Pengedar Diamankan Polres Aceh Tenggara

Senin, 14 September 2026 - 19:38 WIB

Kapolsek Bambel Jadi Irup di Pesantren Darul Iman, Tekankan Disiplin dan Kesadaran Hukum Pelajar

Senin, 14 September 2026 - 11:31 WIB

Kasat Intelkam Polres Aceh Tenggara Sosialisasikan Bahaya Narkoba dan Balapan Liar di SMP Negeri 3 Kutacane

Minggu, 13 September 2026 - 12:47 WIB

Polres Aceh Tenggara Ungkap Peredaran Sabu di Lawe Alas, 30 Paket Diamankan ‎

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Bukan Sekadar Olahraga, HKGB ke-74 Pererat Kebersamaan Keluarga Besar Polres Aceh Tenggara dan Forkopimda

Jumat, 11 September 2026 - 01:05 WIB

Bupati Salim Fakhry Tegaskan OPD Wajib Perkuat Sinergi Percepat Penurunan Stunting di Aceh Tenggara

Kamis, 10 September 2026 - 10:44 WIB

Tak Butuh Waktu Lama, URC Satreskrim Polres Aceh Tenggara Amankan Pelaku Curi Motor

Berita Terbaru