Disdikbud Aceh Tenggara Borong Prestasi! Juara 1 Kebersihan Kantor, Harapan 1 Pawai Budaya HUT Aceh Tenggara ke-52

Jusmahda

- Redaksi

Senin, 29 Juni 2026 - 12:47 WIB

5061 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane | Senin, 29 Juni 2026 Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Aceh Tenggara. Dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-52 Kabupaten Aceh Tenggara Tahun 2026, Disdikbud sukses mencuri perhatian dengan memborong dua penghargaan bergengsi sekaligus, yakni Juara 1 Lomba Kebersihan Kantor Tingkat Kabupaten dan Juara Harapan 1 Lomba Pawai Budaya.

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan, kedisiplinan, dan budaya kerja yang terus dibangun di lingkungan Disdikbud membuahkan hasil yang membanggakan.

Pada kategori Lomba Kebersihan Kantor, Disdikbud tampil sebagai yang terbaik setelah melalui proses penilaian yang meliputi kebersihan ruang kerja, kerapian administrasi dan arsip, penataan taman kantor, hingga penerapan budaya pelayanan 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun). Lingkungan kerja yang tertata rapi dan nyaman menjadi nilai lebih yang mengantarkan Disdikbud meraih posisi tertinggi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak berhenti di situ, kontingen Disdikbud juga sukses memikat perhatian ribuan masyarakat saat mengikuti Pawai Budaya. Mengusung kekayaan budaya Alas yang dipadukan dengan semangat dunia pendidikan, penampilan mereka tampil elegan, penuh makna, dan sarat pesan pelestarian budaya, sehingga berhasil meraih predikat Juara Harapan 1.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Tenggara, Julkifli, menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada seluruh ASN dan tenaga honorer yang telah bekerja keras demi mengharumkan nama instansi.

“Terima kasih atas kerja keras, kekompakan, dan semangat seluruh keluarga besar Disdikbud. Prestasi ini adalah hasil kerja bersama. Semoga menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus memberikan yang terbaik bagi dunia pendidikan di Aceh Tenggara,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh satuan pendidikan agar menjadikan semangat kebersihan, budaya, dan kekompakan sebagai bagian dari kehidupan sekolah sehari-hari.

“Kami berharap seluruh sekolah, mulai dari PAUD, TK, SD hingga SMP se-Aceh Tenggara mampu menjadi rumah kedua bagi peserta didik. Sekolah harus bersih, nyaman, berbudaya, dan menjadi tempat yang membuat anak-anak betah belajar serta tumbuh menjadi generasi yang unggul,” tambahnya.

Dari pantauan awak media MENYALA GAES, piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Bupati Aceh Tenggara, M. Salim Fakhry, SE, MM, didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Aceh Tenggara. Turut hadir menyaksikan penyerahan penghargaan sejumlah kepala OPD, di antaranya Kepala Dinas Pariwisata serta Kepala Dinas PUPR Aceh Tenggara, Sadli, ST.

Raihan dua penghargaan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar Disdikbud Aceh Tenggara. Lebih dari sekadar piala dan piagam, prestasi tersebut mencerminkan komitmen dalam membangun lingkungan kerja yang bersih, pelayanan yang berkualitas, serta tekad menjaga warisan budaya daerah melalui dunia pendidikan.

Dua penghargaan dalam satu momentum menjadi bukti bahwa Disdikbud Aceh Tenggara tidak hanya fokus membangun pendidikan, tetapi juga berhasil menunjukkan kualitas tata kelola instansi dan kecintaan terhadap budaya daerah.

( SYAH PUTRA )

Berita Terkait

Zaki Selian Mengucapkan Selamat Atas Pernikahan Al-Kahfi Dan Putri Sarah Anak Bupati Aceh Tenggara 
Heboh di Desa Kuning I Bambel, Material Pengerukan Banjir Jembatan Kuning I Diduga Dijual Mengatasnamakan Desa, Pemilik Tanah Hanya Kebagian Lumpur
Perkuat Silaturahmi dan Kedekatan dengan Masyarakat, Kapolres Aceh Tenggara Gelar Jumat Keliling di Masjid Al-Hustha
Bawa Tim KPLP dan Medis Saat Jemput Buron Sakit, Kalapas Kutacane Dipertanyakan Kenapa Ical Tetap Tewas Sehari Setelahnya
Relawan Prabowo Buka Suara, Jembatan Kuning I Terus Picu Banjir: BPJN Aceh dan Kementerian PUPR Didesak Bertindak
Jembatan Diduga Terlalu Rendah, Jalan Nasional Berulang Kali Terendam: Sampai Kapan Warga Jadi Korban?
Skandal Bantuan Rusak Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pusat di Aceh Tenggara, 6 dari 18 Alat Berat Mati Total di Saat Jalan Amblas
Jalan Nasional di Aceh Tenggara Lumpuh Diterjang Banjir Tanpa Hujan, Warga Desa Kuning 1 Teriak Minta Tolong ke Gubernur Jawa Barat

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 03:43 WIB

Dua Disita Ratusan Masih Menggila, Penindakan PETI di Nagan Raya Dinilai Belum Sentuh Jantung Masalah

Berita Terbaru