ACEH TENGGARA – Lokakarya Mini (Lokmin) Bulanan UPTD Puskesmas Lawe Dua bukan sekadar agenda rutin. Forum tersebut menjadi ruang evaluasi untuk membedah pelaksanaan program, mengidentifikasi berbagai kendala, sekaligus menyusun strategi agar capaian pelayanan kesehatan terus meningkat.Selasa (01/9/2026)
Kepala UPTD Puskesmas Lawe Dua, Rika Liskandra, S.Farm., Apt., bersama Kepala Tata Usaha (KTU) Elminawati,Amf., dan jajaran staf, memperkuat koordinasi internal guna memastikan setiap program berjalan terarah, efektif, dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Dalam Lokmin tersebut, capaian masing-masing program menjadi salah satu perhatian utama. Program yang capaian indikatornya masih berada pada kategori merah dievaluasi secara lebih serius untuk mengetahui kendala serta langkah perbaikannya.
Evaluasi tersebut diarahkan agar pada pelaksanaan Penilaian Kinerja Puskesmas (PKP) selanjutnya, program-program yang masih rendah dapat menunjukkan peningkatan capaian secara terukur.
“Kita mengevaluasi capaian program yang masih merah agar pada PKP selanjutnya sudah ada peningkatan. Apa yang menjadi kendala harus kita cari solusinya bersama, sehingga capaian program ke depan semakin baik,” ujar Rika Liskandra.
Di tengah evaluasi tersebut, Rika juga memberikan apresiasi kepada sejumlah pemegang program yang dinilai telah menunjukkan peningkatan capaian.
Apresiasi disampaikan kepada Irma Yanti, Amd.AK., atas peningkatan capaian program TB, serta Junani Ali., AMK untuk capaian program Promosi Kesehatan (Promkes). Apresiasi juga diberikan kepada Kalimah Nisar, Amd.Keb., yang menjalankan program HIV.
Menurut Rika, peningkatan capaian tersebut menjadi contoh bahwa konsistensi, koordinasi, dan keseriusan dalam menjalankan program dapat memberikan hasil yang positif.
“Kami apresiasi untuk program TB Irma Yanti, Amd.AK yang capaiannya sudah meningkat, kemudian Junani Ali, AMK., pada program Promkes, dan Kalimah Nisar, Amd.Keb., pada program HIV. Untuk program lainnya, diharapkan terus tetap semangat untuk meningkatkan capaian program,” tegas Rika.

Sementara itu, KTU Elminawati. turut mendorong penguatan koordinasi dan komunikasi antarbagian agar setiap tugas dan program dapat dilaksanakan secara lebih tertib, terukur, dan saling mendukung.
Sinergi antara kepala puskesmas, KTU, penanggung jawab program, tenaga kesehatan, dan seluruh staf menjadi bagian penting dalam memastikan hasil evaluasi tidak berhenti sebagai catatan dalam forum Lokmin.
Melalui Lokmin Bulanan, UPTD Puskesmas Lawe Dua terus membangun budaya kerja yang disiplin, komunikatif, evaluatif, dan berorientasi pada peningkatan mutu pelayanan.
Pesannya jelas: capaian yang masih merah harus diperbaiki, capaian yang sudah meningkat harus dipertahankan, dan seluruh program harus terus bergerak menuju hasil yang lebih baik.
Dengan semangat bersama, Puskesmas Lawe Dua berkomitmen menjadikan setiap evaluasi sebagai pijakan untuk meningkatkan kinerja dan menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin cepat, tepat, dan berkualitas bagi masyarakat.
( RED )




































