Kodim 0108/Agara Tuntaskan 83 Persen Jembatan Gantung Perintis 248 Meter, Siap Hubungkan Dua Kecamatan

Jusmahda

- Redaksi

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:29 WIB

5088 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE – Menyala Gaes – Pembangunan jembatan gantung perintis sepanjang 248 meter yang menghubungkan Desa Kumbang Jaya, Kecamatan Badar, dengan Desa Gulo, Kecamatan Darul Hasanah, terus menunjukkan progres menggembirakan. Hingga Minggu (12/7/2026), progres pembangunan telah mencapai 83 persen dan kini memasuki tahap pemasangan papan lantai jembatan.

Jembatan yang dibangun oleh Kodim 0108/Aceh Tenggara bersama masyarakat tersebut menjadi jembatan gantung perintis terpanjang di Aceh Tenggara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kehadirannya diharapkan mampu membuka akses bagi masyarakat, mempercepat mobilitas antarwilayah, serta mendukung pertumbuhan ekonomi di kawasan pedalaman.

Komandan Kodim 0108/Aceh Tenggara, Letkol Czi Arya Murdyantoro, S.T., mengatakan pembangunan jembatan merupakan wujud nyata pengabdian TNI kepada masyarakat melalui penyediaan infrastruktur yang bermanfaat langsung bagi kehidupan warga.

“Meski menghadapi medan yang cukup berat, personel bersama masyarakat tetap bekerja dengan semangat gotong royong.

Kami optimistis pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu dengan kualitas terbaik agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” ujar Dandim.

Di lokasi pembangunan, Babinsa Serma Karmadi menjelaskan bahwa proses pemasangan papan lantai dilakukan secara cermat dan sesuai standar teknis guna memastikan keamanan, kekuatan, dan ketahanan konstruksi sebelum jembatan dioperasikan.

Menurutnya, jembatan tersebut akan menjadi jalur strategis yang menghubungkan Kecamatan Badar, Darul Hasanah hingga Ketambe.

Selama ini masyarakat harus menyeberangi Sungai Alas dengan akses yang terbatas dan berisiko, sehingga keberadaan jembatan akan memangkas waktu tempuh sekaligus meningkatkan keselamatan perjalanan.

Diperkirakan sekitar 15.000 jiwa akan merasakan manfaat langsung dari pembangunan jembatan ini.

Selain mempermudah akses pendidikan, pelayanan kesehatan, dan transportasi, jembatan juga diyakini akan memperlancar distribusi hasil pertanian dan aktivitas perdagangan masyarakat.

Dengan capaian pembangunan yang telah menyentuh 83 persen, Kodim 0108/Aceh Tenggara optimistis proyek tersebut segera rampung dan dapat difungsikan.

Kehadiran jembatan gantung perintis ini menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam menghadirkan infrastruktur yang aman, berkualitas, dan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.

( RED )

Berita Terkait

Zaki Selian Mengucapkan Selamat Atas Pernikahan Al-Kahfi Dan Putri Sarah Anak Bupati Aceh Tenggara 
Heboh di Desa Kuning I Bambel, Material Pengerukan Banjir Jembatan Kuning I Diduga Dijual Mengatasnamakan Desa, Pemilik Tanah Hanya Kebagian Lumpur
Perkuat Silaturahmi dan Kedekatan dengan Masyarakat, Kapolres Aceh Tenggara Gelar Jumat Keliling di Masjid Al-Hustha
Bawa Tim KPLP dan Medis Saat Jemput Buron Sakit, Kalapas Kutacane Dipertanyakan Kenapa Ical Tetap Tewas Sehari Setelahnya
Relawan Prabowo Buka Suara, Jembatan Kuning I Terus Picu Banjir: BPJN Aceh dan Kementerian PUPR Didesak Bertindak
Jembatan Diduga Terlalu Rendah, Jalan Nasional Berulang Kali Terendam: Sampai Kapan Warga Jadi Korban?
Skandal Bantuan Rusak Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pusat di Aceh Tenggara, 6 dari 18 Alat Berat Mati Total di Saat Jalan Amblas
Jalan Nasional di Aceh Tenggara Lumpuh Diterjang Banjir Tanpa Hujan, Warga Desa Kuning 1 Teriak Minta Tolong ke Gubernur Jawa Barat

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 03:43 WIB

Dua Disita Ratusan Masih Menggila, Penindakan PETI di Nagan Raya Dinilai Belum Sentuh Jantung Masalah

Berita Terbaru