Jaga Habitat Gajah Sumatera, Polda Riau Siap Kawal Inpres Nomor 8 Tahun 2026

MENYALA GAES

- Redaksi

Sabtu, 11 Juli 2026 - 23:32 WIB

5022 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Irjen Herry Heryawan tinjau PLG Minas dan berinteraksi dengan gajah

PEKANBARU, – Upaya menjaga habitat Gajah Sumatera terus digencarkan. Polda Riau menyatakan siap mengawal pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2026.

Komitmen itu disampaikan Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan saat meninjau Pusat Latihan Gajah (PLG) Minas, Kabupaten Siak, Jumat (10/7/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bertemu Vera, Dayang, Diego dan Togar

Dalam kunjungan tersebut, Kapolda didampingi Kepala BBKSDA Riau.

Irjen Herry menyapa langsung empat ekor gajah di PLG Minas bernama Vera, Dayang, Diego, dan Togar. Ia juga memberi makan kepada satwa dilindungi tersebut.

“Kunjungan ini bentuk dukungan kami terhadap pelestarian gajah. Satwa ini harus kita jaga untuk anak cucu,” kata Kapolda.

Fokus Pada Habitat Seluas 5,4 Juta Hektare

Inpres Nomor 8 Tahun 2026 yang diterbitkan Presiden Prabowo pada 15 Juni 2026 menargetkan penyelamatan di 21 lanskap habitat Gajah Sumatera seluas 5,4 juta hektare dan 1 lanskap Gajah Kalimantan 19 ribu hektare.

Isinya mencakup moratorium izin di habitat, integrasi ke tata ruang, infrastruktur ramah satwa, hingga penanganan konflik.

Dukungan Polda Riau Lewat Green Policing

Kapolda menegaskan Polda Riau akan mendukung melalui penegakan hukum terhadap perburuan ilegal, perlindungan habitat, penanganan konflik manusia dan gajah, serta penguatan kolaborasi.

“Melalui semangat Green Policing, kami siap kawal kebijakan ini. Tujuannya satu, menjaga gajah dan menjaga alam untuk masa depan,” tegas Irjen Herry.

Sumber: Humas Polda Riau
Editor: Rosbinner Hutagaol

Berita Terkait

PPWI Ogan Ilir Datangi BPK Sumsel, Tantang Kejelasan Larangan Sekolah Bermitra dengan Media
Diduga Beraktivitas Tanpa Sosialisasi PT SKC Dipertanyakan Warga Wawowonua
Diduga Minim Sosialisasi, Aktivitas PT SKC di Wawowonua Dipertanyakan Warga
Negara Kalah Cepat? Ketua GWI Desak Polda dan Pemkot Cilegon Tindak Tambang Diduga Ilegal di Ciwandan
SWI Kota Subulussalam Tegaskan Anggota di Lapangan Bekerja untuk Fungsi Kontrol Sosial, Bukan Mencari Masalah
Kompak dan Solid, Kapolres Simalungun Bersama Kajari Dukung Komitmen Penanganan Perkara Pidana Tanpa Transaksional
Kapolres Binjai Perkuat Sinergi dengan Lapas Kelas IIA Binjai, Dukung Pembinaan dan Keamanan Pemasyarakatan
Lapas Pekanbaru Intensif Lakukan Pengejaran Warga Binaan yang Melarikan Diri, Libatkan Tim Gabungan Lapas, Kanwil, dan Kepolisian

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 17:08 WIB

Pengamat Apresiasi Pangdam VI/Mulawarman Tangani Karhutla di Kaltim: 5.448 Personel, Wujud Bentuk Langkah Kemanusiaan

Kamis, 3 September 2026 - 17:24 WIB

Pengamat: Laporan terhadap Budi Arie Dinilai Kurang Tepat, Hanya Berangkat dari Penggunaan Kata “Seandainya”Bukan Dugaan Makar

Rabu, 5 Agustus 2026 - 01:16 WIB

Aksi Mogok Buruh PT Asia Palma Memanas, Dugaan Intimidasi Oknum Seret Aparat dalam Konflik

Rabu, 29 Juli 2026 - 01:36 WIB

Prof DR Sutan Nasomal Menghimbau Semua Organisasi Pers Melaksanakan Sertifikasi Profesi Wartawan

Minggu, 26 Juli 2026 - 01:04 WIB

Presiden Labeli Wartawan Sebagai Londo Ireng, Kasihhati : Preseden Buruk, Berpotensi Memicu Intimidasi Jurnalis

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:40 WIB

Masih Adakah Pers Nasionalis? Ini Jawaban AKPERSI untuk Presiden

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:00 WIB

PW GP Al Washliyah : Jika Eks Jampidsus Diistimewakan, Kepercayaan Publik terhadap Hukum Bisa Runtuh

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:53 WIB

Berani lawan Judol dan Pinjol, DPR RI Yasonna H. Laoly Diteror Puluhan Telepon Misterius, PW GP Al Washliyah Desak Kemkomdigi Usut Tuntas

Berita Terbaru