130 Mahasiswa FKIP UGL Resmi Dilepas untuk PPL 2026, Siap Mengabdi di 21 Sekolah Mitra

Jusmahda

- Redaksi

Rabu, 2 September 2026 - 16:39 WIB

5087 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE — Sebanyak 130 mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Gunung Leuser (FKIP-UGL) resmi dilepas untuk melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Tahun 2026. Pelepasan berlangsung khidmat di Gedung Serbaguna UGL, Senin.

Pelepasan tersebut menjadi momentum penting bagi para mahasiswa calon pendidik untuk menerapkan ilmu yang selama ini diperoleh di bangku perkuliahan ke dunia pendidikan secara langsung.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan itu dihadiri Rektor UGL Dr. H. Indra Utama, M.Pd., Sekretaris Umum Yayasan Pendidikan Gunung Leuser (YPGL) Ir. M. Sragafa, M.Pd., M.Si., jajaran rektorat, pimpinan fakultas, serta dosen pembimbing lapangan.

Para mahasiswa akan ditempatkan di 21 sekolah mitra untuk menjalani PPL selama kurang lebih dua bulan, terhitung mulai 31 Agustus hingga akhir Oktober 2026.

Rektor: Jangan Sekadar Mengajar, Jadilah Pendidik yang Menginspirasi

Dalam arahannya, Rektor UGL Dr. H. Indra Utama menegaskan bahwa PPL bukan sekadar kewajiban akademik, melainkan ruang bagi mahasiswa untuk membuktikan kemampuan, membangun karakter, serta mengasah profesionalisme sebagai calon guru.

“PPL ini adalah muara dari seluruh teori yang telah dipelajari di bangku kuliah. Jadilah pendidik yang tidak hanya mentransfer pengetahuan, tetapi juga menginspirasi, membangun karakter, dan beradaptasi dengan dinamika sekolah modern,” pesan Rektor.

Ia juga mendorong mahasiswa memanfaatkan perkembangan teknologi dan inovasi digital dalam proses pembelajaran.

Menurutnya, pengalaman selama menjalani PPL harus menjadi bekal penting untuk membentuk calon guru yang profesional, visioner, berintegritas, serta mampu menghadapi tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang.

“Bawa semangat inovasi digital dan jaga integritas serta almamater UGL di mana pun berada. Manfaatkan dua bulan ini sebagai batu pijakan untuk menempa kapasitas diri menjadi guru profesional yang visioner,” tegasnya.

YPGL: Buktikan Calon Lulusan UGL Mampu Membawa Perubahan

Sementara itu, Sekretaris Umum YPGL Ir. M. Sragafa, M.Pd., M.Si., secara simbolis melepas 130 mahasiswa FKIP UGL untuk melaksanakan tugas PPL tahun 2026.

Ia menegaskan bahwa yayasan memberikan dukungan penuh terhadap proses pembentukan kualitas mahasiswa sebagai calon alumni UGL.

“Dengan memohon ridho Allah SWT, hari ini sebanyak 130 mahasiswa FKIP UGL secara resmi kami lepas untuk melaksanakan PPL tahun 2026. Yayasan Pendidikan Gunung Leuser sepenuhnya mendukung penuh langkah adik-adik sekalian,” ujarnya.

Ia berpesan agar seluruh mahasiswa menjaga kedisiplinan, etika, tanggung jawab, dan nama baik almamater selama berada di sekolah mitra.

“Tunjukkan bahwa calon lulusan UGL memiliki disiplin tinggi, dedikasi, serta mampu membawa perubahan positif bagi dunia pendidikan di Kabupaten Aceh Tenggara,” tegasnya.

Dua Bulan Pengabdian, 21 Sekolah Menanti

Dengan bekal pembekalan akademik, teknologi, serta motivasi dari pimpinan universitas dan yayasan, 130 mahasiswa FKIP UGL kini memasuki fase pengabdian nyata.

Mereka akan berhadapan langsung dengan lingkungan sekolah, peserta didik, guru, serta berbagai dinamika pembelajaran yang selama ini dipelajari secara teoritis di kampus.

PPL 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang praktik mengajar, tetapi juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk belajar, beradaptasi, berinovasi, sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Aceh Tenggara.

Dari kampus menuju sekolah, dari teori menuju praktik. 130 calon pendidik FKIP UGL kini siap membuktikan bahwa ilmu yang dipelajari mampu melahirkan karya dan perubahan nyata.

(DENI AFFALDI)

Berita Terkait

KAPOLRES ACEH TENGGARA DIWAKILI OLEH WAKAPOLRES HADIR DALAM MINGGU KASIH, PERERAT KEBERSAMAAN DENGAN UMAT KATOLIK
Banjir Mengancam, Pemerintah Sibuk Keruk Sungai, LSM Tipikor Pertanyakan Kualitas Penanganan
Cegah Kecelakaan dan Gangguan Kamtibmas, Satlantas Polres Aceh Tenggara Gelar Patroli Malam
Zaki Selian Mengucapkan Selamat Atas Pernikahan Al-Kahfi Dan Putri Sarah Anak Bupati Aceh Tenggara 
Heboh di Desa Kuning I Bambel, Material Pengerukan Banjir Jembatan Kuning I Diduga Dijual Mengatasnamakan Desa, Pemilik Tanah Hanya Kebagian Lumpur
Perkuat Silaturahmi dan Kedekatan dengan Masyarakat, Kapolres Aceh Tenggara Gelar Jumat Keliling di Masjid Al-Hustha
Bawa Tim KPLP dan Medis Saat Jemput Buron Sakit, Kalapas Kutacane Dipertanyakan Kenapa Ical Tetap Tewas Sehari Setelahnya
Relawan Prabowo Buka Suara, Jembatan Kuning I Terus Picu Banjir: BPJN Aceh dan Kementerian PUPR Didesak Bertindak

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Kapolres Bireuen Pimpin Latihan Dalmas, Tingkatkan Profesionalisme Personel Hadapi Gangguan Kamtibmas

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Kapolres Bireuen Gelar Subuh Keliling, Ajak Masyarakat Cegah Narkoba, Bullying dan Hindari Judol

Jumat, 18 September 2026 - 00:45 WIB

Pocil Binaan Polres Bireuen Ikuti Lomba Polisi Cilik Tingkat Jajaran Polda Aceh Sambut Hari Lalu Lintas Bhayangkara Ke-71

Kamis, 17 September 2026 - 23:32 WIB

Kapolres Bireuen Hadiri Donor Darah Milad Ke-60 Korp Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI)

Kamis, 17 September 2026 - 01:47 WIB

Hari Jadi ke-78 Polwan, Kapolres Bireuen Dorong Personel Tingkatkan Profesionalisme dan Pelayanan Humanis

Kamis, 17 September 2026 - 00:30 WIB

Kapolres Bireuen Apresiasi Kesadaran Masyarakat Manfaatkan 110 untuk Laporan Keamanan dan Ketertiban

Rabu, 16 September 2026 - 01:18 WIB

Polres Bireuen Tingkatkan Patroli di SPBU, Personel Pantau Ketertiban Kendaraan dan Antisipasi Gangguan Kamtibmas

Senin, 14 September 2026 - 22:26 WIB

Kapolres Bireuen Hadiri Kegiatan Masa Ta’aruf dan Baitul Arqam Mahasiswa Baru UMMAH

Berita Terbaru