Hamdin, Ketua Umum Garda Muda Revolusioner (GMR): Program Makan Bergizi Gratis Harus Tetap Berjalan dengan Tata Kelola yang Baik

MENYALA GAES

- Redaksi

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:57 WIB

5031 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Ketua Umum Garda Muda Revolusioner (GMR), Hamdin, menyatakan dukungannya terhadap keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai salah satu kebijakan strategis yang memiliki dampak sosial dan ekonomi yang luas bagi masyarakat Indonesia.

Menurut Hamdin, Program MBG tidak hanya berkontribusi pada upaya peningkatan pemenuhan gizi bagi anak-anak, tetapi juga menciptakan efek berganda (multiplier effect) terhadap perekonomian masyarakat. Program ini membuka peluang kerja dan usaha bagi berbagai lapisan masyarakat, mulai dari pelaku UMKM, petani, nelayan, hingga tenaga pengolah makanan dan distribusi.

“Program Makan Bergizi Gratis harus tetap dijalankan karena memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat. Selain mendukung peningkatan kualitas gizi, program ini juga menjadi ruang terciptanya lapangan kerja, khususnya bagi para ibu yang terlibat dalam proses penyediaan, pengolahan, dan distribusi makanan. Ini merupakan bentuk pemberdayaan ekonomi keluarga yang patut dijaga dan diperkuat,” ujar Hamdin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski demikian, Hamdin menegaskan bahwa keberhasilan Program MBG sangat bergantung pada penerapan tata kelola yang baik (good governance). Ia menilai pelaksanaan program harus mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, efisiensi, profesionalisme, serta pengawasan yang efektif agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat.

“GMR berpandangan bahwa setiap program strategis nasional harus dilaksanakan dengan tata kelola yang baik. Pengelolaan anggaran yang transparan, pengawasan yang kuat, standar keamanan pangan yang terjaga, serta pelibatan masyarakat secara bertanggung jawab merupakan faktor penting untuk memastikan Program MBG berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat yang maksimal,” lanjutnya.

Hamdin juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku usaha, organisasi masyarakat, maupun masyarakat sipil, untuk bersama-sama mendukung implementasi Program MBG melalui kolaborasi yang konstruktif dan pengawasan yang objektif.

Garda Muda Revolusioner (GMR) meyakini bahwa kebijakan publik yang dikelola secara profesional, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat akan menjadi fondasi penting dalam memperkuat ketahanan sosial, meningkatkan kesejahteraan rakyat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Berita Terkait

PPWI Ogan Ilir Datangi BPK Sumsel, Tantang Kejelasan Larangan Sekolah Bermitra dengan Media
Diduga Beraktivitas Tanpa Sosialisasi PT SKC Dipertanyakan Warga Wawowonua
Diduga Minim Sosialisasi, Aktivitas PT SKC di Wawowonua Dipertanyakan Warga
Negara Kalah Cepat? Ketua GWI Desak Polda dan Pemkot Cilegon Tindak Tambang Diduga Ilegal di Ciwandan
SWI Kota Subulussalam Tegaskan Anggota di Lapangan Bekerja untuk Fungsi Kontrol Sosial, Bukan Mencari Masalah
Kompak dan Solid, Kapolres Simalungun Bersama Kajari Dukung Komitmen Penanganan Perkara Pidana Tanpa Transaksional
Kapolres Binjai Perkuat Sinergi dengan Lapas Kelas IIA Binjai, Dukung Pembinaan dan Keamanan Pemasyarakatan
Lapas Pekanbaru Intensif Lakukan Pengejaran Warga Binaan yang Melarikan Diri, Libatkan Tim Gabungan Lapas, Kanwil, dan Kepolisian

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 17:08 WIB

Pengamat Apresiasi Pangdam VI/Mulawarman Tangani Karhutla di Kaltim: 5.448 Personel, Wujud Bentuk Langkah Kemanusiaan

Kamis, 3 September 2026 - 17:24 WIB

Pengamat: Laporan terhadap Budi Arie Dinilai Kurang Tepat, Hanya Berangkat dari Penggunaan Kata “Seandainya”Bukan Dugaan Makar

Rabu, 5 Agustus 2026 - 01:16 WIB

Aksi Mogok Buruh PT Asia Palma Memanas, Dugaan Intimidasi Oknum Seret Aparat dalam Konflik

Rabu, 29 Juli 2026 - 01:36 WIB

Prof DR Sutan Nasomal Menghimbau Semua Organisasi Pers Melaksanakan Sertifikasi Profesi Wartawan

Minggu, 26 Juli 2026 - 01:04 WIB

Presiden Labeli Wartawan Sebagai Londo Ireng, Kasihhati : Preseden Buruk, Berpotensi Memicu Intimidasi Jurnalis

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:40 WIB

Masih Adakah Pers Nasionalis? Ini Jawaban AKPERSI untuk Presiden

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:00 WIB

PW GP Al Washliyah : Jika Eks Jampidsus Diistimewakan, Kepercayaan Publik terhadap Hukum Bisa Runtuh

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:53 WIB

Berani lawan Judol dan Pinjol, DPR RI Yasonna H. Laoly Diteror Puluhan Telepon Misterius, PW GP Al Washliyah Desak Kemkomdigi Usut Tuntas

Berita Terbaru