Pengadaan Tanah Jalan Jantho–Keumala Diduga Belum Tuntas, Konsultasi Publik Masih Digelar Hingga 2026

MENYALA GAES

- Redaksi

Kamis, 2 Juli 2026 - 00:29 WIB

5050 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – Proses pengadaan tanah untuk pembangunan ruas Jalan Jantho–Keumala yang menghubungkan Kabupaten Aceh Besar dan Kabupaten Pidie diduga masih belum sepenuhnya tuntas. Indikasi tersebut terlihat dari masih berlangsungnya sejumlah tahapan konsultasi publik yang digelar Pemerintah Aceh bersama instansi terkait sepanjang tahun 2026.

Berdasarkan pengumuman resmi yang diterbitkan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh, Pemerintah Aceh kembali menggelar Konsultasi Publik III terkait rencana pembangunan ruas Jalan Jantho–Keumala pada Mei 2026. Kegiatan tersebut secara khusus ditujukan kepada masyarakat, terutama pemilik tanah dan bangunan yang berada di lokasi rencana pembangunan yang belum sempat mengikuti konsultasi sebelumnya.

Sebelumnya, pada April 2026, konsultasi publik juga telah dilaksanakan di sejumlah wilayah yang masuk dalam trase pembangunan jalan, yakni di Kecamatan Kota Jantho, Lembah Seulawah, dan Keumala. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari proses pengadaan tanah guna menyerap masukan, pendapat, maupun keberatan dari masyarakat terdampak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ruas Jalan Jantho–Keumala sepanjang sekitar 38 kilometer merupakan salah satu proyek strategis yang diharapkan dapat membuka akses konektivitas baru antara Aceh Besar dan Pidie, sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat di kawasan pedalaman. Pemerintah daerah dan berbagai elemen masyarakat juga telah menyatakan dukungan terhadap percepatan pembangunan ruas jalan tersebut.

Meski demikian, hingga Juni 2026 belum terdapat keterangan resmi yang dipublikasikan mengenai jumlah bidang tanah yang telah menerima ganti rugi maupun daftar bidang yang masih dalam proses penyelesaian. Namun, masih berlanjutnya tahapan konsultasi publik menunjukkan bahwa proses pengadaan tanah belum sepenuhnya rampung.

Masyarakat berharap pemerintah dapat memastikan seluruh proses pengadaan tanah berjalan transparan, adil, dan sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga pembangunan Jalan Jantho–Keumala dapat terlaksana tanpa menimbulkan persoalan baru di kemudian hari.

Berita Terkait

Yahdi Hasan Ajak Masyarakat Peduli Korban Bencana: Jangan Tunggu Kaya untuk Membantu Sesama
Burhan Alpin Desak Presiden Agar Mengesahkan RUU Pembentukan Provinsi ALA dan ABAS
Mendagri Dukung Aceh Masuki Fase Rehab-Rekon Pascabanjir, Tekankan Keterbukaan Anggaran
Dari Bencana Menuju Aceh Baru, Safrizal ZA Ungkap Progres Besar Pemulihan dan Anggaran Rp58,9 Triliun
Ketua IWO Indonesia Provinsi Aceh Kecam Pernyataan Oknum Pejabat BPJN Aceh yang Dinilai Merendahkan Profesi Wartawan
Anggota DPRA Fraksi Partai Aceh Yahdi Hasan Serukan Gerakan Ayah Antar Anak ke Sekolah: Investasi Kecil, Dampak Besar bagi Masa Depan Aceh
Pembenahan PT PEMA Terus Berjalan, Warisan Persoalan Masa Lalu Diselesaikan Secara Bertahap
Di Balik Sukses HUT Bhayangkara ke-80, Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo Jadi Simbol Kekompakan dan Semangat Pengabdian

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:22 WIB

Prof Dr Sutan Nasomal Penghasilan Pajak Pemerintah Mendapatkan Ribuan Trilyun Ditengah Kemiskinan Rakyat Yang Semakin Parah

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:19 WIB

Prof Dr Sutan Nasomal Berharap Kapolri Jenderal Suyudi Bebersih Kasus Menumpuk Di Jajaran Mapolda Mapolres Di Indonesia!!!

Kamis, 24 September 2026 - 21:35 WIB

Temuan Ombudsman Dipertanyakan, DPP LPPI Jangan Mangada-ngada

Minggu, 20 September 2026 - 03:47 WIB

Menteri Agus Andrianto Resmi Buka Mubes ke-6 Pujakesuma, Dorong Kolaborasi Ketahanan Pangan dan Pelestarian Budaya

Minggu, 13 September 2026 - 01:49 WIB

Soroti Rentetan Kasus di Bank Mandiri, KAMAKSI Desak Dirut Riduan Mundur

Minggu, 13 September 2026 - 01:40 WIB

Modal Konglomerat Mengalir ke Luar Negeri, Utang Global Membengkak, Pinjol Makin Berisiko

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:03 WIB

Prof DR Sutan Nasomal Meminta Ketua Umum PDI Perjuangan Agar Memberikan Klarifikasi Ucapan Anggotanya “Menghina Wartawan Gerombolan Sirkus”

Rabu, 29 Juli 2026 - 01:33 WIB

Prof Sutan Nasomal Yakin Kapolres Bogor Akan Mewujudkan Harapan Masyarakat Tegaknya Hukum Tanpa Tebang Pilih

Berita Terbaru