Menyalagaes.com, Aceh Tenggara — Perbaikan ruas jalan pascabanjir di Desa Kuning I, Kecamatan Bambel, Kabupaten Aceh Tenggara, membawa angin segar bagi masyarakat. Jalan yang sebelumnya dipenuhi lumpur tebal dan debu kini kembali mulus setelah mendapat penanganan cepat dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN).
Dampak perbaikan tersebut mulai dirasakan langsung oleh warga, terutama para pelaku usaha kecil yang selama ini terdampak kondisi jalan rusak akibat banjir.
Agus Tamar (40), saat ditemui pada Selasa sore (3/11/2026), mengungkapkan bahwa perbaikan jalan tersebut bukan sekadar memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan, tetapi juga membuka kembali peluang bergeraknya roda perekonomian masyarakat.
Menurutnya, sejumlah usaha warga, mulai dari pedagang sembako, tempat pangkas rambut, Toko Obat Aprina, Bengkel Pratama hingga konter handphone, kini lebih mudah menjalankan aktivitas sehari-hari.
Kendaraan pengangkut barang juga dapat keluar-masuk dengan lebih lancar. Begitu pula masyarakat dan calon pembeli yang tidak lagi harus menghadapi debu maupun genangan lumpur tebal seperti sebelumnya.
“Alhamdulillah, kondisi jalan sekarang sudah jauh lebih baik. Kami sebagai masyarakat tentu sangat terbantu. Aktivitas usaha kembali lancar dan masyarakat pun lebih nyaman melintas,” ujar Agus Tamar kepada Media Menyala Gaes.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pihak BPJN, khususnya kepada Bapak Jaya, yang dinilainya telah menunjukkan kepedulian terhadap kondisi infrastruktur di Desa Kuning I.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Jaya yang sangat peduli terhadap Desa Kuning I. Semoga perhatian dan respons cepat seperti ini terus berlanjut, karena jalan merupakan akses penting bagi kehidupan dan perekonomian masyarakat,” tambahnya.
Perbaikan infrastruktur jalan pascabanjir tersebut menjadi bukti pentingnya respons cepat pemerintah dalam menangani persoalan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
Warga berharap kondisi jalan yang telah diperbaiki dapat terus dipelihara agar tidak kembali rusak, sekaligus menjadi penunjang kelancaran transportasi, perdagangan, dan pertumbuhan ekonomi masyarakat Desa Kuning I.
(R/A)




































