Emak-Emak Desa Kuning I Blokade Jalan, Desak Pemerintah Segera Perbaiki Jembatan

MENYALA GAES

- Redaksi

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:43 WIB

5082 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tenggara – Puluhan warga, didominasi kaum emak-emak, menggelar aksi blokade di ruas Jalan Lintas Kutacane-Sumatera Utara, tepatnya di Desa Kuning I, Kecamatan Bambel, Aceh Tenggara, Jumat (26/6/2026). Aksi ini merupakan bentuk protes atas lambannya penanganan kerusakan Jembatan Kuning I yang dinilai kerap menjadi penyebab banjir di kawasan permukiman warga.

Blokade dilakukan dengan menutup sepenuhnya akses jalan nasional, sehingga arus lalu lintas dari kedua arah sempat terhenti. Sejumlah kendaraan terpaksa berhenti, menunggu hingga aksi selesai dan jalan kembali dibuka.

Salah satu warga, Suherman, mengungkapkan, aksi ini terpaksa diambil masyarakat setelah berbagai keluhan dan permintaan perbaikan belum mendapat tindak lanjut nyata dari pemerintah. Setiap kali hujan deras turun, air sungai meluap dan permukiman warga kembali terendam. Selain menggenangi rumah, banjir juga melumpuhkan aktivitas ekonomi masyarakat desa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sudah berkali-kali meminta pemerintah memperbaiki jembatan, tapi belum ada tindakan. Kami tidak ingin rumah kami setiap musim hujan terus terendam,” ujarnya penuh harap.

Menurut warga, banjir yang berulang kali terjadi diduga akibat kondisi jembatan yang sudah tidak layak dan drainase di sekitar lokasi yang tak memadai. Warga meminta pemerintah daerah dan pusat segera melakukan kajian teknis dan mengambil langkah konkret untuk mempercepat proses rehabilitasi Jembatan Kuning I.

Aksi sempat mereda usai ada dialog dengan perangkat desa. Namun, warga menegaskan akan kembali turun ke jalan jika belum ada kepastian dan respons nyata dari pemerintah terhadap persoalan yang mereka hadapi.

Masyarakat Desa Kuning I berharap pemerintah benar-benar hadir untuk menyelesaikan masalah banjir dan akses jalan agar aktivitas warga dapat kembali normal. (Yasir Asbalah)

Berita Terkait

Dr.HADIMAN BROEH.SH.MH PUTRA ASLI ACEH TENGGARA KEMBALI PIMPIN KEJARI PATI JATENG
Berawal dari Laporan Warga, Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Agara Bongkar Peredaran Sabu di Lawe Alas
Dua Jam Berselang, Pengembangan Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Berbuah Hasil, Pemasok Sabu Berhasil Diamankan
Sunat Modern Hadir Sebagai Solusi Yang Aman, Nyaman, Dan Minim Trauma
Kapolres Aceh Tenggara Perkuat Sinergi dengan Dunia Pendidikan Lewat Kunjungan ke SMP Negeri 1 Kutacane
Stigma dan Kerugian Akibat Salah Vonis HIV, Warga Aceh Tenggara Minta Keadilan hingga ke Aparat Hukum
Disdukcapil Aceh Bersama Disdukcapil Aceh Tenggara Gelar Perekaman e-KTP Gratis Dilingkungan Sekolah
Kepemimpinan Salihin di SMA Negeri 1 Kutacane Berakhir, Tinggalkan Ratusan Prestasi dan Lulusan PTN

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 01:33 WIB

Prof Sutan Nasomal Yakin Kapolres Bogor Akan Mewujudkan Harapan Masyarakat Tegaknya Hukum Tanpa Tebang Pilih

Selasa, 28 Juli 2026 - 23:57 WIB

Fahd El Fouz A Rafiq : Pemberhentian Sekjend AMPI Tidak Sah dan Melanggaran Aturan Partai Golkar

Minggu, 26 Juli 2026 - 01:38 WIB

Prof DR Sutan Nasomal : Rakyat Indonesia Berterimakasih Ke Presiden RI Bersama Jajarannya Bongkar Korupsi Dan Hukum Mati

Minggu, 26 Juli 2026 - 01:21 WIB

Prof DR Sutan Nasomal : Bijaksana Mengartikan Londo Ireng Sangat Penting Karena Semua Itu Adalah Saksi Sejarah

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:39 WIB

Mayjen TNI Krido Pramono Gugah Semangat Anak Bangsa Lewat Lagu “Teruslah Melangkah”, PW GP Al Washliyah DKI Beri Apresiasi Tinggi

Senin, 20 Juli 2026 - 20:41 WIB

KAMI Pertanyakan Siapa yang Fasilitasi Konferensi Pers Hotman di Kejagung, Minta Pemeriksaan Internal

Sabtu, 27 Juni 2026 - 00:39 WIB

Apresiasi Ibu Titiek Soeharto kepada Menteri Imipas Agus Andrianto Bukti Kepemimpinan yang Berorientasi pada Hasil

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:33 WIB

Prof Dr Sutan Nasomal : Miris !!! Rakyat Disuruh Bayar Hutang Negara Lewat Pajak Ini Bukan Solusi, Ini Perampokan Yang Dilegalkan

Berita Terbaru