Isu Penangkapan Kepala BGN Nanik S. Deyang Hoaks, Jangan Ganggu Program Makan Bergizi Gratis

MENYALA GAES

- Redaksi

Kamis, 2 Juli 2026 - 21:16 WIB

5033 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 2 Juli 2026 ,– Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda Al Washliyah (GPA) Provinsi DKI Jakarta menyampaikan keprihatinan atas beredarnya informasi palsu (hoaks) yang menyebut Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang, ditangkap oleh KPK terkait dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Juni 2026.

Ketua PW Gerakan Pemuda Al Washliyah Provinsi DKI Jakarta, Dedi Siregar, menegaskan bahwa narasi tersebut merupakan informasi bohong, menyesatkan, dan berpotensi merusak kepercayaan publik terhadap lembaga negara yang sedang bekerja menjalankan program strategis pemerintah.

“Informasi yang menyebut Ibu Nanik S. Deyang ditangkap KPK adalah kabar bohong. Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya, apalagi ikut menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Stop menyebarkan hoaks yang dapat merusak kepercayaan publik terhadap lembaga negara,” tegas Dedi Siregar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“PW Gerakan Pemuda Al Washliyah DKI Jakarta mengajak seluruh masyarakat untuk menghentikan penyebaran hoaks. Informasi yang menyebut Kepala BGN Nanik S. Deyang ditangkap KPK tidak memiliki dasar fakta dan tidak didukung oleh satu pun pemberitaan dari media yang kredibel maupun pernyataan resmi dari lembaga terkait,” ujar Dedi Siregar.

Menurutnya, penyebaran informasi palsu tidak hanya merugikan nama baik seseorang, tetapi juga dapat mengganggu jalannya program-program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di bidang pemenuhan gizi.

Dedi menjelaskan bahwa saat ini Kepala BGN justru sedang memfokuskan berbagai langkah pembenahan agar Program Makan Bergizi Gratis berjalan semakin efektif, akuntabel, dan tepat sasaran. Salah satu kebijakan yang tengah dilakukan adalah refocusing sasaran penerima manfaat dengan memprioritaskan kelompok 3B, yaitu ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, serta para siswa sekolah.

Selain itu, BGN juga mengedepankan efisiensi anggaran, perbaikan tata kelola, dan peningkatan kualitas layanan. Orientasi program tidak lagi semata-mata mengejar jumlah penerima manfaat, tetapi memastikan bantuan benar-benar tepat sasaran, memberikan dampak nyata terhadap perbaikan gizi masyarakat, serta dikelola secara transparan dan akuntabel.
“Kami menilai langkah tersebut merupakan bentuk komitmen dalam memperkuat kualitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan,” lanjutnya.

Dedi Siregar juga mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial dengan melakukan verifikasi informasi sebelum membagikannya kepada orang lain. Menurutnya, penyebaran hoaks dapat menimbulkan keresahan dan menghambat upaya pemerintah dalam menjalankan program-program prioritas nasional.

“Berdasarkan fakta yang ada, klaim bahwa Kepala BGN Nanik S. Deyang ditangkap karena dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis merupakan konten palsu (fabricated content). Tidak ada satu pun media kredibel maupun informasi resmi yang membenarkan narasi tersebut,” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, PW Gerakan Pemuda Al Washliyah Provinsi DKI Jakarta mengimbau seluruh masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi serta mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan program-program yang berpihak kepada kepentingan rakyat.

“Mari bersama-sama melawan hoaks dengan mengedepankan literasi digital dan memastikan setiap informasi yang diterima berasal dari sumber yang dapat dipercaya. Jangan sampai berita bohong memecah persatuan dan mengganggu kerja nyata untuk kepentingan masyarakat,” tutup Dedi Siregar. (*)

Berita Terkait

Prof Dr Sutan Nasomal Meminta Bapak Jenderal H.Prabowo Subianto Perintahkan Panglima TNI Kapolri Arahkan Jajaran Jumling Ajak Warga Hindari Narkoba Tawuran Matel !!!
Ahli Waris Bong Kon HO Gugat PT Sebatin, Persoalkan 2.375 Saham dan RUPS Sejak 2006
GRAKI Desak Penelusuran Sumber Dana dan Saham PT Genba Multi Mineral
Pengamat Apresiasi Pangdam VI/Mulawarman Tangani Karhutla di Kaltim: 5.448 Personel, Wujud Bentuk Langkah Kemanusiaan
Pengamat: Laporan terhadap Budi Arie Dinilai Kurang Tepat, Hanya Berangkat dari Penggunaan Kata “Seandainya”Bukan Dugaan Makar
Aksi Mogok Buruh PT Asia Palma Memanas, Dugaan Intimidasi Oknum Seret Aparat dalam Konflik
Prof DR Sutan Nasomal Menghimbau Semua Organisasi Pers Melaksanakan Sertifikasi Profesi Wartawan
Presiden Labeli Wartawan Sebagai Londo Ireng, Kasihhati : Preseden Buruk, Berpotensi Memicu Intimidasi Jurnalis

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 22:07 WIB

Dugaan Penyimpangan Dana Desa Alur Baning 2024–2025 Mencuat, LSM Gempita Soroti Anggaran Ratusan Juta

Senin, 2 November 2026 - 16:49 WIB

Apel Pagi UPTD Puskesmas Lawe Dua, Elminawati Tekankan Peningkatan Mutu Pelayanan dan Kebersihan Ruangan

Senin, 2 November 2026 - 15:52 WIB

Polisi Tak Hanya Menjaga Keamanan, Kapolres Agara Tunjukkan Kepedulian terhadap Pendidikan Lewat Polidik 

Minggu, 1 November 2026 - 21:48 WIB

KAPOLRES ACEH TENGGARA DIWAKILI OLEH WAKAPOLRES HADIR DALAM MINGGU KASIH, PERERAT KEBERSAMAAN DENGAN UMAT KATOLIK

Minggu, 1 November 2026 - 19:21 WIB

Banjir Mengancam, Pemerintah Sibuk Keruk Sungai, LSM Tipikor Pertanyakan Kualitas Penanganan

Minggu, 1 November 2026 - 15:53 WIB

Cegah Kecelakaan dan Gangguan Kamtibmas, Satlantas Polres Aceh Tenggara Gelar Patroli Malam

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:09 WIB

Zaki Selian Mengucapkan Selamat Atas Pernikahan Al-Kahfi Dan Putri Sarah Anak Bupati Aceh Tenggara 

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 01:27 WIB

Heboh di Desa Kuning I Bambel, Material Pengerukan Banjir Jembatan Kuning I Diduga Dijual Mengatasnamakan Desa, Pemilik Tanah Hanya Kebagian Lumpur

Berita Terbaru